Imam Tanpa Makmum (2023) adalah sebuah drama romantis Indonesia yang dibawakan oleh Syakir Daulay sebagai sutradara serta penulis naskah. Film ini menggambarkan kisah cinta antara Imam, seorang tokoh agama yang penuh dedikasi, dengan Naira, seorang pelaku musik yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak jalani. Naira, yang juga memiliki sebuah tempat penampungan anak jalani di kawasan kota, memiliki kehidupan yang cukup terbatas, tetapi memiliki hati yang besar dan penuh perhatian terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan. Kehidupan mereka berdua secara tidak langsung tergantung satu sama lain karena mereka memiliki nilai-nilai yang serupa.
Kisah cinta yang penuh pengorbanan
Imam, yang merupakan seorang pendeta yang sangat disiplin dan memiliki banyak pengikut, berusaha untuk menjaga jarak dari Naira karena ketakutan akan masyarakat yang bisa merasa terganggu oleh hubungan mereka. Naira, yang memiliki kebiasaan bekerja di sebuah klub malam, merasa bahwa cintanya kepada Imam adalah sebuah kesalahan besar karena ketakutan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakutan akan ketidakpuasan dari Mamak, orang tua Naira. Mamak, yang memiliki pendirian yang konservatif, tidak mengizinkan Naira untuk menjalin hubungan dengan Imam karena ketakutan akan ketidakpuasan dari masyarakat dan ketakutan akan ketidakpuasan dari Mamak. Naira, yang memiliki kebiasaan bekerja di sebuah klub malam, merasa bahwa cintanya kepada Imam adalah sebuah kesalahan besar karena ketakutan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakutan akan ketidakpuasan dari Mamak.
Kisah cinta yang penuh pengorbanan
Imam, yang merupakan seorang pendeta yang sangat disiplin dan memiliki banyak pengikut, berusaha untuk menjaga jarak dari Naira karena ketakutan akan masyarakat yang bisa merasa terganggu oleh hubungan mereka. Naira, yang memiliki kebiasaan bekerja di sebuah klub malam, merasa bahwa cintanya kepada Imam adalah sebuah kesalahan besar karena ketakuan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakuan akan ketidakpuasan dari Mamak, orang tua Naira. Mamak, yang memiliki pendirian yang konservatif, tidak mengizinkan Naira untuk menjalin hubungan dengan Imam karena ketakuan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakuan akan ketidakpuasan dari Mamak. Naira, yang memiliki kebiasaan bekerja di sebuah klub malam, merasa bahwa cintanya kepada Imam adalah sebuah kesalahan besar karena ketakuan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakuan akan ketidakpuasan dari Mamak. Naira, yang memiliki kebiasaan bekerja di sebuah klub malam, merasa bahwa cintanya kepada Imam adalah sebuah kesalahan besar karena ketakuan akan ketidaksetujuan dari masyarakat dan ketakuan akan ketidakpuasan dari Mamak.
Deretan Pemain Film Imam Tanpa Makmum (2023)
| Nama Pemain | Peran |
|---|---|
| Syakir Daulay | Imam |
| Vonny Felicia | Naira |
| Cut Mini | Ibu Imam |
| Lukman Sardi | – |
| Dharty Manullang | – |
| Rayisa Nayla Salwaa | – |
| Arif Brata | – |
| Mamat Alkatiri | – |
| Abiyyu Barakbah | – |
| Jasmine Elfira Burhan | – |






