Sinopsis The Founder5 II: Unfinished Business (2026)
Lima tokoh legendaris yang menjadi pelopor komunitas stand-up comedy Indonesia —
Pandji Pragiwaksono, Raditya Dika, Ernest Prakasa,
Ryan Adriandhy, dan Isman H.S. — kembali berkumpul di atas satu panggung
dalam sebuah malam yang dijanjikan tidak akan pernah terulang lagi.
Bertajuk “Unfinished Business”, pertunjukan ini lahir dari satu keyakinan sederhana:
masih ada tawa yang belum tuntas, masih ada cerita yang belum selesai.
Melanjutkan warisan dari gelaran perdana mereka, The Founder5 hadir kembali dengan format yang
lebih berani, lebih besar, dan lebih tajam dari sebelumnya.
Tentang Pertunjukan
Digelar secara langsung di Istora Senayan, Jakarta pada
14 Desember 2025, pertunjukan ini menyatukan ribuan penonton dalam satu ruang
yang dipenuhi energi, kejujuran, dan tentu saja — tawa yang tiada henti. Kini, rekaman penuh
pertunjukan bersejarah tersebut dapat dinikmati secara eksklusif di Netflix
mulai 11 Juni 2026.
Format Pertunjukan: Comika Trifecta
The Founder5 II: Unfinished Business mengusung konsep unik yang disebut
Comika Trifecta — sebuah perpaduan tiga pilar utama seni komedi yang jarang
terlihat dalam satu panggung sekaligus.
1. Stand-Up Comedy
Para founder dan komika tamu tampil membawakan materi yang lebih personal,
lebih relevan, dan lebih jujur dari sebelumnya. Mulai dari dinamika karier di industri
hiburan, kehidupan berumah tangga, parenting di era modern, hingga kritik sosial
yang dibalut humor tajam — setiap set dirancang untuk menyentuh sekaligus menggelitik.
2. Improv Comedy
Segmen improvisasi menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam pertunjukan ini. Berbeda dari
tahun sebelumnya, kali ini kelima anggota The Founder5 tampil bersama secara lengkap
dalam satu segmen improv — menciptakan suasana yang spontan, tak terduga, dan penuh kejutan.
Tidak ada naskah, tidak ada jaring pengaman — hanya kepercayaan antaranggota dan insting komedi
yang telah terasah selama bertahun-tahun.
3. Sketch Comedy
Melanjutkan cerita dari sketsa-sketsa yang ditinggalkan di pertunjukan terdahulu, segmen ini
hadir dengan format yang lebih segar dan kolaborasi lintas generasi. Karakter-karakter
lama bertemu wajah-wajah baru, menciptakan komedi situasi yang kaya lapisan dan penuh kejutan
naratif yang mengundang tawa sekaligus rasa kagum.
Malam Terakhir Lima Pelopor
Yang membuat The Founder5 II: Unfinished Business terasa begitu istimewa bukan hanya
kualitas pertunjukannya — melainkan makna di baliknya. Gelaran ini dipromosikan
sebagai momen terakhir kelima founder tersebut tampil bersama dalam formasi lengkap
di atas satu panggung.
Selama hampir dua dekade, Pandji, Raditya, Ernest, Ryan, dan Isman telah
membangun, membesarkan, dan membentuk wajah komedi Indonesia seperti yang kita kenal hari ini.
Malam di Istora Senayan itu bukan sekadar pertunjukan — melainkan sebuah
perayaan perjalanan, persahabatan, dan warisan yang mereka tinggalkan bagi
generasi komika selanjutnya.
Pemain dan Pengisi Acara
The Founder5 (Pemeran Utama)
- Pandji Pragiwaksono — Komika, musisi, dan aktivis sosial; dikenal dengan
materi yang kritis dan penuh wawasan. - Raditya Dika — Penulis, sutradara, dan komika yang populer lewat
humor self-deprecating dan observasional. - Ernest Prakasa — Komika sekaligus sutradara film yang dikenal dengan
gaya komedi cerdas dan berlapisan. - Ryan Adriandhy — Komika dengan pendekatan humor yang absurd dan
penuh karakter unik. - Isman H.S. — Salah satu pelopor improv comedy Indonesia yang
witty dan eksplosif di panggung.
Komika Tamu
- Ali Akbar
- Dany Beler
- Hifdzi Khoir
- Ummi Quary
- Mister Aloy
- Adi Arkiang
Informasi Tayang
- Pertunjukan Live: 14 Desember 2025, Istora Senayan, Jakarta
- Tayang di Netflix: 11 Juni 2026
- Genre: Komedi Spesial, Stand-Up Comedy, Improv, Sketch Comedy
- Bahasa: Indonesia
- Platform: Netflix
Kesimpulan
The Founder5 II: Unfinished Business bukan sekadar tontonan komedi biasa. Ini adalah
dokumen sejarah komedi Indonesia — sebuah saksi bisu dari dedikasi,
persahabatan, dan keberanian lima orang yang pernah memilih untuk percaya bahwa orang Indonesia
bisa tertawa bersama atas kebenaran yang pahit sekalipun.
Jika Anda belum menontonnya, jangan lewatkan pertunjukan bersejarah ini di Netflix.
Dan jika Anda sudah menontonnya — Anda tahu betul mengapa malam itu terasa seperti
perpisahan yang paling membahagiakan sekaligus paling mengharukan.






