Sinopsis Film Jangan Buang Ibu (2026)
Jangan Buang Ibu merupakan film drama keluarga asal Indonesia rilisan tahun 2026 yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu di bawah naungan rumah produksi Leo Pictures. Diadaptasi dari novel populer karya Wahyu Derapriyangga berjudul “Jangan Buang Ibu, Nak…”, film ini menyuguhkan kisah penuh haru tentang perjuangan seorang ibu tunggal, Ristiana (diperankan oleh Nirina Zubir), yang membesarkan ketiga anaknya—Tama (Refal Hady), Dewi (Amanda Manopo), dan Tria (Saputra Kori)—di tengah belenggu utang peninggalan mendiang suaminya.
Perjalanan hidup Ristiana dipenuhi air mata dan kerja keras tanpa henti demi menyekolahkan anak-anaknya hingga mandiri. Namun, seiring berjalannya waktu dan setelah anak-anaknya tumbuh dewasa serta sibuk mengejar ambisi masing-masing, kehangatan keluarga tersebut perlahan memudar. Konflik batin dan tekanan finansial memuncak hingga membawa ketiga anak tersebut pada sebuah keputusan memilukan di masa senja sang ibu: mengirim dan menitipkan Ristiana ke panti jompo karena menganggap kehadirannya sebagai beban dalam kesibukan modern mereka.
Terasing di panti jompo, Ristiana didera kesunyian dan kesedihan mendalam akibat pengabaian anak-anak yang telah ia perjuangkan sepanjang hidupnya. Kendati demikian, cinta tulus seorang ibu tidak pernah padam; Ristiana tetap tabah dan tak henti memanjatkan doa terbaik untuk keselamatan anak-anaknya tanpa menyimpan setitik pun rasa benci atau dendam di hatinya.
Kenapa Wajib Nonton?
1. Transformasi Akting Nirina Zubir: Anda akan disuguhi akting brilian Nirina Zubir yang memerankan tokoh Ristiana melewati tiga fase usia yang berbeda (40, 50, dan 60 tahun) dengan sangat mendalam dan meyakinkan.
2. Sentilan Realitas Sosial yang Kuat: Kisah adaptasi novel ini menjadi refleksi tajam sekaligus pengingat emosional bagi anak-anak di era modern tentang pentingnya berbakti dan memuliakan orang tua di masa senja mereka.
3. Kolaborasi Aktor Papan Atas: Chemistry emosional yang dihadirkan oleh Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, dan Dwi Sasono mampu menguras air mata dan menghadirkan kehangatan drama keluarga yang sangat nyata.






